Komunitas ini, Nikmati Ngabuburit Dengan Berlatih Tari Sufi

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Komunitas - Sejumlah Santri dan Pelajar yang tergabung dalam komunitas Sedulur Tari Sufi Kudus punya kegiatan baru untuk mengisi waktu menunggu buka puasa atau biasa disebut ngabuburit. Mereka berlatih tari sufi yang diyakini dapat memperdalam kepasrahan diri kepada Sang Maha Pencipta.

Meski berpuasa seharian, mereka tidak merasa pusing atau kelelahan. Bahkan rasa lapar dan dahaga pun tak terasa, Seperti yang isknews.com pantau di lapangan, Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Kamis (24-5-2018) sore.

Beberapa anggota Komunitas Sedulur Tari Sufi Kudus saat latihan. (Aris Sofiyanto)

Dengan menggunakan peci tinggi dengan jubah berwarna putih, merah, kuning dan biru, mereka terlihat menari dan berputar-putar dengan khusyuk. Mereka mengakhiri latihan, 15 menit sebelum Adzan maghrib dan dilanjutkan buka puasa bersama dan sholat Maghrib.

Menurut Muhammad Rama Aditya Hidayat (15 tahun), salah satu anggotanya yang mengikuti latihan tari sufi mengaku tetap kuat meski tengah menjalani ibadah puasa. Ia juga menambahkan, latihan tarian asal Kota Konya, Turki itu, pada bulan ramadhan memang sengaja dilakukan untuk mengisi waktu jelang buka puasa.

Beberapa anggota Komunitas Sedulur Tari Sufi Kudus saat latihan. (Aris Sofiyanto)

Rama (sapaan akrabnya), komunitas ini masih tergolong baru, berdirinya saja belum ada setahun, anggota saat ini tercatat sekitar 50 orang, namun yang aktif tidak lebih dari 30-an, "Selain Ramadhan, kita juga sering latihan setiap pekannya, tepatnya pada kamis malam (malam jum'at)," terangnya.

Latihan tari yang terinspirasi dari pemikiran salah satu tokoh sufi dunia Jalaluddin Rumi ini diharapkan dapat mengasah jiwa spiritual dan meningkatkan keimanan para santri pada Yang Maha Kuasa. (AJ)

No comments

Powered by Blogger.