Menag RI Sowan KH.Sya'roni Ahmadi Dilanjut Buka Festival Al-Qur'an

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Religi - Menteri Agama Republik Indonesia, H. Luqman Hakim Saefuddin beserta rombongan dalam lawatannya di Kota Kretek langsung menuju kediaman ulama kharsimatik Kudus, KH. Sya'roni Ahmadi di Dukuh Pagongan Kelurahan Kajeksan, Kecamatan Kota, Kudus, Sabtu pagi (05-05-2018).

Suasana hangat saat ramah tamah terasa, penyambutan yang sederhana ini terasa istimewa dengan cerita dan wejangan khas kyai Sya'roni (panggilan KH.Sya'roni Ahmadi) kepada rombongan. Sesekali humor candaan juga dilontarkan untuk mencairkan suasana.

Dalam penyambutan kali ini, dari tuan rumah terlihat mendampingi, KH. M.Yusrul Hana, KH. Durrun Nafis, dan KH. Em Najib Hassan. 

Selepas dari sowan dari Kyai Sya'roni, Menag RI beserta rombongan menghadiri dan membuka festival Al Quran yang diadakan Ikatan Alumni Qudsiyyah (IKAQ) pada pameran Khazanah Islam Nusantara, parade Banteng Pancasila di Lapangan Qudsiyyah Jl. KHR. Asnawi Kudus Desa Kerjasan 

Menag RI saat sowan di kediaman KH.Sya'roni Amadi. (Aris Sofiyanto)

Menag RI, H. Luqman Hakim Saefuddin dalam sambutannya mengapresiasi digelarnya kegiatan tersebut. "Alhamdulillah kami bisa hadir di sini Qudsiyyah dan Qudsiyyah punya nama besar dari seratus tahun berdirinya. Banyak sudah yang dicapai juga memiliki peran dalam memahami Alquran dan perkembangan Islam di nusantara," katanya.

Lebih lanjut, Mereka yang ahli Alquran senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan dapat keistimewaan dari Allah SWT, betapa mulianya orang yang berpedoman dengan Alquran dan juga mengamalkannya.

Diterangkannya, Festival Alquran sangat penting karena Alquran adalah kitab suci umat Islam dan apabila ada terjemahan atau pentafsiran yang beragam-ragam karena itu saya memohon lebih bijak dalam menyikapinya. Alquran sebagai Kalam dari Allah dan kalau terjemahan atau penafsiran adalah karya manusia yang mempunyai keterbatasan karena itu pasti ada perbedaan.

"Alhamdulillah kegiatan ini dalam rangka memelihara warisan dari leluhur dan saya mohon Qudsiyyah lebih pro aktif dalam penyebaran Islam, karena Islam yang makin komplek dan banyak tantangan. Kecintaan kita kepada tanah air adalah sebagai wujud kwalitas keimanan kita, untuk itu kita sama-sama belajar Alquran dan mengamalkannya," bebernya.

Menag RI dalam lawatannya ke Kota santri kali ini dengan mengunakan kendaraan Nopol B 18 AJM. Lewat pukul 10.15 WIB Menag RI beserta rombongan menuju ke kampus IAIN Kudus Desa Ngembalrejo Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. (AJ)

No comments

Powered by Blogger.