Perampokan Konter Mlatinorowito Kudus, Pelaku Ternyata Tetangga Sendiri

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Kriminal - Awal bulan puasa warga Kudus digegerkan dengan peristiwa perampokan yang menimpa Trias Krisdiana (48), warga Kelurahan Mlatinorowito RT 2 RW 4, Kecamatan Kota, Minggu (20-05-2018) malam.

Di saat waktu istirahat sekitar pukul 20.30 WIB rumah Trias yang sekaligus menjadi tempat usaha konter Nana Cell tiba-tiba disatroni perampok. Pelaku berhasil membawa sejumlah barang elektronik dan melukai korban hingga menderita luka cukup parah.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui KBO Satreskrim Iptu Asnawi menjelaskan, saat kejadian korbanmasih berada di dalam konternya tiba-tiba pelaku datang menghantamkan senjata tajam berupa bendo (sejenis parang).

Akibatnya korban menderita luka cukup parah pada bagian tangan dan kaki sebelah kiri dan hampir di seluruh kepala. Tak ingin pelaku semakin beringas, korban berupra-pura meninggal. Di saat itulah pelaku menguras harta milik korban.

Anggota kepolisian dari Polres Kudus saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) perampokan di konter Nana Cell Mlatinorowito, Minggu (20-05-2018/). (Yuliadi Mohammad/ISKNEWS.COM). 

"Sebuah laptop, lima unit ponsel dan uang tunai Rp 2.733.000 berhasil digondol pelaku," terangnya.

Setelah menerima laporan adanya peristiwa perampokan, pihaknya kemudian bergerak cepat memburu pelaku berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP). 

Akhirnya terduga pelaku berinisial AT (30) berhasil dibekuk di rumahnya di Kecamatan Bae dua jam setelah peristiwa terjadi. Saat diamankan AT akan keluar dari rumahnya mengendarai Honda Beat bernomor polisi K 6518 AT.

"Pelaku kita amankan. Berdasarkan pengakuan tega melakukan perbuatan tersebut karena dendam terhdap korban dan sedang terlilit hutang," imbuhnya.

Terduga pelaku ini juga diketahui ternyata tetangga korban, yang merupakan penjaga PT Piroritas yang berjarak satu rumah dari konter Nana Cell. Antara pelaku dan korban sudah saling mengenal sejak lama.

Fakta lain yang terungkap dari peristiwa ini yakni pelaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti. Pakaian yang dikenakan pelaku sempat dibuang ke sungai dekat rumahnya, namun berhasil diamankan anggota Satreskrim Polres Kudus.

Kini AT masih dalam proses pemeriksaan pihak berwajib dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. AT yang telah ditetapkan menjadi tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

"Tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara," tandasnya. (MK) 

No comments

Powered by Blogger.