Terapkan Pola 242 Untuk Hidari Dehidrasi Saat Berpuasa

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Kesehatan - Rasa haus, merupakan keluhan paling umum yang dirasakan oleh orang yang sedang berpuasa. Bahkan, sering kali orang berpuasa lebih bisa menahan rasa lapar dibandingkan rasa haus. Tak heran, jika saat berbuka puasa, orang lebih cenderung mencari minuman untuk melepas dahaga, dibandingkan mencari makanan untuk melepas rasa lapar. 

Hal ini disebabkan karena, sejatinya setiap sel di dalam tubuh manusia membutuhkan asupan cairan untuk dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Bahkan secara umum, tubuh manusia membutuhkan asupan cairan sekitar 2.500 cc atau setara dengan 8 - 10 gelas, setiap harinya. 

Saat berpuasa, pola pemenuhan asupan cairan tubuh akan mengalami perubahan. Sehingga ketika berpuasa, tubuh sangat rentan mengalami dehidrasi. Meskipun, dehidrasi yang dialami tergolong dehidrasi ringan dan tidak membahayakan nyawa. Namun, tetap saja hal tersebut dapat menyebabkan gangguan aktivitas yang ditandai dengan sakit kepala, pusing dan rasa lelah pada tubuh.

Untuk menghindari dehidrasi saat berpuasa, dr. Dian Permatasari, M. Kes, SpGK, menyarankan masyarat untuk tetap mengkonsumsi air sebanyak 8 gelas setiap harinya. Caranya dengan menerapkan pola minum 2-4-2 selama berpuasa. 

Pola konsumsi minum 2-4-2, Jumat (25-05-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

"Pola pemenuhan asupan selama puasa dilakukan sekaligus saat berbuka dan sahur saja. Akan tetapi dicicil dengan 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka dan 2 gelas sebelum tidur. Pola ini sering dikenal dengan istilah 2-4-2," ungkap dr. Dian, Jumat (25-05-2018).

Dijelaskannya, saat sahur usahakan mengkonsumsi 2 gelas air dengan rincian, satu gelas saat sahur dan satu gelas lagi menjelang imsak. Kemudian minum empat 4 gelas saat berbuka puasa yakni dua gelas saat berbuka, lalu jeda sebentar sebelum mengkonsumsi makanan berat.

Dilanjutkannya, setelah itu, konsumsi satu gelas air sebelum makan dan satu gelas setelah makan. Terakhir minum dua gelas setelah salat tarawih atau sebelum tidur malam. "Delapan gelas itu air putih, bukan minuman lain. Misalnya, saat berbuka mengkonsumsi 2 gelas teh manis, itu tidak termasuk kedalam hitungan. Disini yang dihitung hanya konsumsi air putih," tegasnya.

Menurutnya, mengkonsumsi air putih akan membuat tubuh lebih tahan terhadap rasa haus. Sehingga saat berpuasa, masyarakat dianjurkan untuk memperbanyak mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari.

"Saat pertama kali buka puasa, silahkan untuk mengkonsumsi satu gelas minuman manis seperti teh manis atau sirup, untuk memulihkan energi tubuh. Setelah itu, konsumsi makanan dan dua gelas air putih. Selanjutnya, bisa diteruskan dengan mengkonsumsi air putih," kata dr. Dian.

dr. Dian juga menerangkan terlalu banyak mengkonsumsi minuman manis dapat menyebabkan tingginya kadar glukosa dalam tubuh. Hal ini tentu berbahaya bagi penderita diabetes dan obesitas, karena dapat menyebabkan kelebihan kalori di dalam tubuh.

"Selain membatasi konsumsi minuman manis, saat berpuasa sebaiknya tidak mengkonsumsi kopi. Karena kadungan kafein dalam kopi dapat menyebabkan gangguan kualitas tidur. Sehingga untuk tetap sehat dan bugas selama berpuasa, bisa dilakukan mencukupi kebutuhan cairan dengan mengkonsumsi air putih dan menerapkan sistem 2-4-2," pungkasnya. (NNC)

No comments

Powered by Blogger.