Jemaah Calhaj Kecamatan Dawe Akan Dapatkan Vaksin Sabtu Besok

LINTASKUDUS.ISKNEWS.COM, Kesehatan - Setelah sempat tertunda, akhirnya 98 Jemaah calon haji (Calhaj) Kecamatan Dawe akan mendapatkan imunisasi meningitis pada Sabtu (30-06-2018). Hal ini disampaikan oleh Penanggungjawab Progam Pelaksanaan Haji Puskesmas Dawe, Muhammad Hanafi.

"Kami akan melaksanakan imunisasi meningitis paling cepat hari Sabtu besok, karena sampai saat ini petugas vaksin Puskesmas Dawe masih mengikuti pelatihan dan pengarahan dari Puskeshaji," terangnya saat dihubungi isknews.com, Selasa (26-06-2018).

Hanafi mengatakan jika sampai saat ini memang pihaknya belum memberikan undangan kepada calhaj untuk mengikuti vasksin meningitis. Akan tetapi, pihaknya telah menyampaikan hal tersebut kepada calon jemaah haji dalam berbagai kesempatan.

"Undangan memang belum beredar, tetapi dalam setiap kesempatan kami selalu menyampaikan hal tersebut. Kami juga telah menyampaikan via whatsapp, sms maupun saat bertatap muka langsung," paparnya.

Jemaah calon haji Kabupaten Kudus tengah menjalani pemeriksaan kesehatan beberapa waktu lalu. (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Imunisasi tersebut nantinya juga akan dilaksanakan pada Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD). Perlu diketahui untuk pemberangkatan jemaah calon haji Kabupaten Kudus akan dilakukan pada tanggal 2-3 Agustus. 

"Sedangkan untuk batas akhir imunisasi meningitis adalah 15 hari sebelum pemberangkatan. Jika dihitung, berarti imunisasi tersebut harus diberikan paling lambat taggal 16 Juli 2018. Sehingga kami masih memiliki waktu untuk melaksanakan imunisasi pada jemaah kloter 53-57," jelasnya.

Ditemui ditempat yang berbeda, Anik Fuad, Staff Surveilance dan Epidemiologi Dinas Kesehatan Kabupetan Kudus, mengatakan jika kini vaksin meningitis untuk calon jemaah haji Kecamatan Dawe sudah tersedia dan tersimpan di Laboratorium.

"Vaksin untuk jemaah calon haji Kecamatan Dawe sudah tersedia sebanyak 93. Karena jumlah jemaah mencapai 98 ditambah dengan TPHD dan TKHD sebanyak enam sampai delapan orang. Sehingga kami akan memintakan tamahan vaksin," tuturnya. (NNC/RM).

No comments

Powered by Blogger.